INTERMEZO (Bhs Indonesia)
- 13 June 2013 Dasi Gajah Putri Diana Dilelang, Diperkirakan Terjual Rp 46 Jutaan
- 13 June 2013 Ini Kementerian & Lembaga yang Diduga Menyimpangkan Anggaran Total Rp 30 M
- 11 June 2013 Laguna Ajaib di Jamaika, Bisa Bersinar di Malam Hari
- 11 June 2013 Mengenal Buzz Aldrin, Astronot Paling Top Sepanjang Masa
- 10 June 2013 Mahasiswa Jurusan Apa yang Paling Rajin Bangun Pagi?
- 09 June 2013 Kelompok Ini Isinya Wanita yang Hobi Baca Buku Sambil Telanjang Dada
- 09 June 2013 Ini Bahayanya Mendengarkan Musik Terlalu Lama dan Keras
SPORTS
- 08 June 2013 Late Strike Lifts US in World Cup Qualifying
- 02 March 2013 Prosecutor Seeks Six Months for Michiels
- 26 February 2013 Japan Launches Petition Site to Lobby for Wrestling
- 02 February 2013 Football: Beckham Signs for PSG, Donates Salary to Charity
- 31 January 2013 Football: Arsenal Rally Secures Liverpool Draw
NEWS SPECIAL
G8 backs urgent Syria peace talks in Geneva
Iraq violence: Deadly suicide bomb attacks hit Baghdad
Turkey PM Erdogan welcomes Hamas leaders
| Wah, Ahli Temukan Makam Mammoth di Serbia |
| Written by news desk - inilah.com | |
London -Para arkeolog menemukan ladang berisi fosil gajah purba atau mammoth di Serbia. Tak hanya satu, di lokasi ini setidaknya terdapat fosil lima gajah purba tersebut. Para arkeolog yakin hewan raksasa ini merupakan nenek moyang dari gajah modern dan hidup di Serbia puluhan ribu tahun silam. Lokasi penemuan fosil mammoth ini berada di tambang batu bara Kostolac, di timur ibu kota Belgrade dan menjadi menjadi yang pertama di wilayah itu. Miomir Korac dari Archeology Institute Serbia mengatakan, temuan ini memberi pandangan penting mengenai Balkan selama zaman es. “Ada jutaan serpihan mammoth di dunia. Sayangnya, serpihan itu sangat jarang ada yang bisa diakses,” katanya seperti dikutip DailyMail. Penemuan fosil mammoth ini diyakini mampu memberi informasi luar biasa mengenai seperti apa wilayah tersebut selama zaman es. “Temuan ini sangat menarik karena tak biasanya ada banyak tulang di satu tempat,” ujar peneliti mammoth, Sanja Alaburic dari Museum of Natural History Serbia. [ikh] |
















YOUR COMMENT PLEASE