RedBlueDark SmallMediumLarge NarrowWideFluid
Studi: Pelaku Aborsi Seringkali Alami Kekerasan
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by news desk - inilah.com   

Chicago - Studi terbaru mengungkapkan bahwa rata-rata pelaku aborsi mendapat kekerasan dari partner mereka. Benarkah?

Seperti dikutip dari RawStory, para wanita yang menjadi pelaku aborsi tujuh kali lebih banyak mendapat laporan kekerasan seksual oleh rekan mereka, ketimbang korban kekerasan domestik lainnya, untuk ukuran rata-rata di wilayah Amerika Serikat, ungkap studi yang baru dipublikasikan.

Di studi sebelumnya, ditemukan bahwa lima persen dari kejadian pemerkosaan yang berakhir di kehamilan pada wanita usia produktif, telah menyebabkan lebih dari 32.000 kehamilan di AS tiap tahunnya.

Studi tersebut dilakukan oleh Guttmacher Institute; sebuah lembaga pemerhati hak aborsi dan kesehatan reproduktif non-profit.

Guttmacher Institute sendiri mengatakan bahwa kemiskinan, PHK dan hubungan sosial, menyebabkan wanita lebih memilih untuk melakukan aborsi.

Bagaimana menurut Anda. [ikh]

 

YOUR COMMENT PLEASE

VOORALE COMMUNITY LOGIN

Welcome to Voorale.com Community



Thank you for joining Voorale.com Community
Find us on Facebook
Follow us