NATIONAL NEWS
- 07 May 2013 Car and Watch Seized From Adult Model Over Beef Import Case
- 06 May 2013 Islamic Hard-Liners Attack Ahmadiyah Community for Koran Recital
- 01 May 2013 Aceh Political Candidates Fail Koran Test
- 29 April 2013 Fugitive Graft Convict Susno in Bandung
- 28 April 2013 Internal Affairs Probes West Java Police Over Susno Protection
- 27 April 2013 Education Minister Apologizes for the National Exam Fiasco
- 25 April 2013 Basuki Says He Did Not Order Halt to Elevated Road Project
SPORTS
- 02 March 2013 Prosecutor Seeks Six Months for Michiels
- 26 February 2013 Japan Launches Petition Site to Lobby for Wrestling
- 02 February 2013 Football: Beckham Signs for PSG, Donates Salary to Charity
- 31 January 2013 Football: Arsenal Rally Secures Liverpool Draw
- 30 January 2013 Myanmar Irks Rivals With SEA Games Picks
NEWS SPECIAL
Israel, Turkey reach draft agreement to end diplomatic rift
Damascus deaths to surpass 120 after alleged Israeli strike
'Iran staying clear of Israel's red line'
| Di Wikipedia, Pornografi Masih Jadi Jawara |
| Written by news desk - inilah.com | |
London – Wikipedia termasuk salah satu situs andalan yang banyak digunakan orang untuk mencari informasi, termasuk anak-anak. Sayangnya di situs ini pun, pencarian yang berkaitan dengan pornografi masih menjadi peringkat teratas. Pendiri Wikipedia Larry Sanger memperingatkan, anak-anak yang menggunakan Wikipedia bisa jadi menemukan gambar dan video porno yang masuk dalam barang terpopuler situs ini. “Ini merupakan masalah serius dan hanya sedikit orang menyadarinya,” ungkap Sanger seperti dikutip oleh Fox News Mencari gambar vulgar ini di Wikipedia semudah mengetik kata kunci yang tak terkait yang hasilnya bisa di luar karya seni dan diagram. Ada video dan gambar menggambarkan alat kelamin manusia dan juga aksi masturbasi. Sanger sendiri mengakui, hampir semua media file yang sering dibuka di server Wikipedia adalah file seksual. “Konten ini adalah konten yang 99,9% warga tak mau anaknya lihat di perpustakaan atau sekolah,” ujar Jason Stern, seorang pengacara asal New York yang kerap menangani kejahatan seksual di internet. Menurut Stern, hal ini merupakan hal umum yang banyak orang sadari, seperti di Google, YouTube dan Flickr, semuanya memiliki filter khusus. Sanger pun menyetujui hal ini guna memberi alat yang tepat agar orang tua bisa mengawasi konten yang dicari anaknya. [ikh] |














YOUR COMMENT PLEASE